Perampok Bunuh 3 Orang Sekeluarga

12 May 2013 22:58

Aksi perampokan disertai pembunuhan sekeluarga, terjadi Minggu (12/5) dini hari di Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Perampok yang diduga lebih dari dua orang, membunuh seorang suami, istri dan seorang gadis cilik, setelah itu menggasak uang dan perhiasan.

Peristiwa perampokan berdarah ini, baru diketahui Minggu menjelang siang. Warga di sekitar Jalan Medan Sembahe, Desa Pondok Tengah, Namorambe, Deli Serdang, berbondong-bondong menuju rumah Patar Ginting, 50 tahun, yang pada pagi hari diketahui tewas dengan posisi tubuh setengah terduduk di sofa teras rumahnya dengan keadaan bersimbah darah.

Warga tetangga Patar Ginting melaporkan kepada polisi mengenai tewasnya korban itu. Polisi yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP), kemudian memasuki rumah korban, dan di dalam rumah ini juga telah tewas istri Patar Ginting, yakni Handayani, 47 tahun, dan anak tunggalnya yang masih berusia 7 tahun, Siti Aisyah.

Jika Patar Ginting tewas setengah terduduk di sofa teras rumah, sedangkan Handayani ditemukan dalam keadaan tanpa busana di kamar mandi, sedangkan Siti Aisyah ditemukan tewas di ruang tamu. Diduga kuat, sebelum dibunuh, Handayani sempat diperkosa.

Kapolres Deli Serdang, AKBP Dicky Patria Negara mengungkapkan, para pelaku diperkirakan lebih dari dua orang, yang beraksi dengan cara terlebih dahulu memadamkan aliran listrik. Pemadaman listrik ini, kemungkinan untuk memancing Patar Ginting keluar rumah. Pada saat itulah, pelaku beraksi membantai Patar Ginting. "Setelah Patar Ginting menjadi korban pertama, selanjutnya pelaku masuk dan membunuh dua korban lainnya," kata Kapolres AKBP Dicky Patria Negara.

Setelah membantai ketiga korban, kawanan perampok itu kemudian menggondol uang jutaan rupiah yang tersimpan di dalam kotak infaq dan sejumlah perhiasan yang belum dipastikan berapa jumlahnya. Guna melacak pelaku, polisi sempat mendatangkan dua ekor anjing pelacak.

Nurmaya Ginting, kakak kandung Patar Ginting yang datang ke TKP menjelaskan, adik kandungnya itu sehari-harinya bekerja sebagai ahli pengobatan alternatif. Patar Ginting dikenal sebagai orang baik dan tidak memiliki musuh. Karena itu, diduga kejadian ini bermotif perampokan. "Kami minta agar pelaku pembunuhan adik saya sekeluarga ini segara ditangkap, dan dihukum seberat-beratnya," kata Nurmaya Ginting. (YUD)

 

 

 

Komentar

Tentang Kami

"Berjuanglah di jalan yang benar, berusahalah menjadi lebih baik, dan junjunglah harkat manusia di posisi paling tinggi atas dasar keimanan. Dengan demikian, hidup kita lebih bermakna dan memberi...