12 Anggota DPRD Lamongan Diperiksa Kejaksaan

22 February 2013 10:08

Kasus dugaan korupsi biaya perjalanan dinas DPRD Lamongan, terus berlanjut. Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan, melanjutkan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang dianggap mengetahui masalah pengembalian kelebihan uang perjalanan dinas wakil rakyat itu.


Kali ini, 12 anggota DPRD Lamongan menjalani pemeriksaan di Kejari Lamongan. Diantara yang diperiksa adalah anggota Komis B dan Komisi C, yakni Basuki (Fraksi PAN), Kholil (Fraksi PAN), Libianto (Fraksi PDI P) dan Ni'matul Faziah (Fraksi Patriot). Mereka secara bergiliran mendatangi kantor Kejari Lamongan dan langsung memasuki ruang pemeriksaan di Seksi Pidana Khusus (Pidsus)


Para wakil rakyat Lamongan itu, sementara ini berstatus sebagai saksi kasus Biaya Perjalanan Dinas APBD Lamongan tahun 2012 sebesar Rp 4,2 miliar itu. Penyidikan ini dilakukan oleh Kejari Lamongan, sebagai tindak lanjut atas audit anggaran oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dari anggaran perjalanan dinas Rp 4,2 miliar itu, diduga terjadi korupsi hingga Rp 900 juta, yang semestinya dikembalikan kepada negara.


Seperti diberitakan JagatBerita.com sebelumnya, Kejari Lamongan juga telah memeriksa setidaknya 50 orang pejabat eksekutif Pemkab Lamongan atas kasus ini. Namun sejauh ini, belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. (ERP)


 

Komentar

Tentang Kami

"Berjuanglah di jalan yang benar, berusahalah menjadi lebih baik, dan junjunglah harkat manusia di posisi paling tinggi atas dasar keimanan. Dengan demikian, hidup kita lebih bermakna dan memberi...